Sadar dan Patuh, Warga Temiang Bayar Pajak PBB-P2, dan Dibawa Hadiah Pulang
Bayar pajak PBB dan bawa pulang hadiah
SIGAPNEWS.CO.ID | BANDAR LAKSAMANA - Antusias warga Desa Temiang, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, tampak begitu ramai datang ke kantor desa sejak pagi dengan membawa lembar tagihan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Jumat, 8 Mei 2026.
Kedatangan warga bukan hanya sekadar membayar kewajiban tahunan, tetapi mereka juga ikut merasakan kemeriahan Pekan Panutan dan undian hadiah yang digelar pemerintah daerah dengan total sebanyak 150 item yang disediakan panitia.
Kegiatan itu dibuka langsung oleh Sekretaris Camat Bandar Laksamana Rahma Dani. Turut dihadiri oleh Kepala UPT Bapenda Kecamatan Bukit Batu Bandar Laksamana, Dunny Duvira.
Di bawah tenda sederhana yang dipenuhi kursi warga, satu per satu nomor undian dipanggil. Sorak gembira terdengar ketika nama peserta diumumkan sebagai pemenang. Ada yang membawa pulang peralatan rumah tangga, ada pula yang tersenyum puas hanya karena merasa menjadi bagian dari pembangunan daerah.
Data mencatat sebanyak 361 Daftar Pokok Tagihan (DPT) telah melakukan pembayaran pajak. Angka itu menjadi sinyal positif bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak bumi dan bangunan.
Kepala UPT Pendapatan Daerah Kecamatan Bukit Batu dan Bandar Laksamana, Dunny Duvira, mengatakan kegiatan tersebut bukan hanya sebatas seremoni atau pembagian hadiah semata. Menurutnya, momentum itu menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar semakin sadar pentingnya membayar pajak tepat waktu.
Ia mengajak masyarakat, khususnya warga Desa Temiang, untuk terus taat terhadap kewajiban membayar pajak. Sebab hasil dari pembayaran pajak secara langsung kembali dirasakan masyarakat dalam berbagai sektor pelayanan publik.
“Dengan membayar pajak, masyarakat ikut berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Hasilnya bisa dirasakan untuk biaya kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan pelayanan lainnya,” ujar Dunny.
Ia juga menyinggung kondisi saat ini di mana pemerintah tengah melakukan berbagai efisiensi anggaran. Karena itu, peningkatan penerimaan daerah dari sektor pajak menjadi salah satu penopang penting agar program pembangunan tetap berjalan.
Menurut Dunny, kesadaran masyarakat dalam membayar pajak harus terus dibangun melalui pendekatan yang lebih dekat dan menyenangkan. Salah satunya melalui kegiatan Pekan Panutan dan undian hadiah seperti yang dilaksanakan di Desa Temiang tersebut.
“Membayar pajak bukan beban tapi kontribusi untuk pembangunan,” tegasnya. Kalimat itu pun seolah menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut, bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan masyarakat sesungguhnya adalah investasi bersama demi kemajuan daerah.
Editor :Basir