Penguatan Peran Kampus dalam Transformasi Pendidikan Dasar
Dosen Polbeng Lolos Seleksi Nasional Fasilitator PKGSD–MBI
3 Dosen Polbeng
SIGAPNEWS.CO.ID | BENGKALIS - Tiga dosen Politeknik Negeri Bengkalis, Rionaldi, Boni Saputra dari Jurusan Bahasa dan Rindilla Antika dari Jurusan Teknik Elektro dinyatakan lolos sebagai Calon Fasilitator Program Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar dalam Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD–MBI) yang dilaksanakan oleh Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Mereka mengikuti Bimbingan Teknis Nasional Calon Fasilitator PKGSD–MBI Angkatan 2 yang diselenggarakan pada 26–29 Agustus 2025 di Tangerang.
Ketiga dosen tersebut termasuk dalam 27 peserta asal Provinsi Riau yang berhasil lolos seleksi nasional.
Secara keseluruhan, sebanyak 1.300 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dinyatakan lolos sebagai calon fasilitator, terpilih dari lebih dari 4.000 pendaftar yang berasal dari beragam latar belakang, seperti dosen, guru, widyaiswara, Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK), serta instansi pendidikan lainnya.
Pelaksanaan Bimtek ini dilandasi oleh kebijakan pada Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 yang menetapkan bahwa mata pelajaran Bahasa Inggris di SD/MI bersifat pilihan hingga tahun ajaran 2026/2027 dan akan menjadi mata pelajaran wajib mulai tahun ajaran 2027/2028.
Kementerian berperan dalam mendukung proses transisi tersebut, salah satunya melalui penyediaan pelatihan bagi guru yang akan mengajar Bahasa Inggris di sekolah dasar. Keberadaan fasilitator yang kompeten menjadi elemen penting untuk memastikan implementasi kebijakan ini berjalan efektif dan merata.
Melalui Bimtek ini, peserta dibekali pemahaman terkait kebijakan pembelajaran Bahasa Inggris SD, kerangka kurikulum berbasis CEFR, serta desain modul A1–A2 yang disusun dengan prinsip deep learning. Selain penguasaan materi, para calon fasilitator juga dilatih dalam pengelolaan pembelajaran dan pendampingan profesional bagi guru, sehingga mampu menjaga mutu penyelenggaraan PKGSD–MBI di tingkat nasional maupun daerah secara konsisten, akuntabel, dan berkesinambungan.
Para dosen terpilih menegaskan bahwa keterlibatan mereka dalam Bimtek Nasional ini adalah wujud komitmen sebagai pendidik untuk berkontribusi langsung dalam akselerasi kualitas pendidikan di Indonesia.
”Program ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat kapasitas guru sekolah dasar dalam pengajaran Bahasa Inggris dan mendorong transformasi pembelajaran yang lebih adaptif di tingkat nasional,” ungkap Boni Saputra.
Ke depan, pelaksanaan program akan berlanjut melalui pelatihan nasional bagi calon fasilitator pada akhir 2025 hingga awal 2026, yang kemudian diteruskan dengan kegiatan fasilitasi oleh para fasilitator pada periode 2026–2027 dalam Pelatihan Peningkatan Kemampuan Guru SD Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD–MBI).
Program ini ditargetkan mampu memastikan tercapainya pelatihan guru secara merata dan mendukung implementasi mata pelajaran Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di sekolah dasar sesuai kebijakan nasional.
Editor :Basir
Source : Humas Polbeng